Jenis laporan keuangan yang harus dilampirkan pada SPT Tahunan PPh bagi WP Badan

Kontak Kami | Jasa Konsultan Pajak & Keuangan Surabaya

Tahun 2020 sudah memasuki bulan september banyak kejadian di tahun 2020 yang membuat para pelaku usaha baik UMKM , pelaku usaha menengah maupun besar terdampak cukup banyak dengan adanya Pandemi Corona ini.

Tahun 2020 adalah badai yang membuat pelaku usaha semakin lebih kuat dan lebih berpengalaman dalam mengelola management baik pemasaran,operasional dan keuangan.

Kami Smart Consultan Jasa perpajakan , Jasa Audit Internal , Jasa implementasi system keuangan & Konsultan keuangan selalu hadir memberikan jasa terbaik kami kepada klien – klien kami dengan harapan perusahaan yang kami tangani mendapatkan solusi maupun meningkatkan kinerjanya dengan pengalaman kami di bidang perpajakan , perencanaan keuangan perusahaan , control system keuangan perusahaan sehingga perusahaan mendapatkan manfaat atas jasa kami.

 

Kami telah menangani banyak klien baik skala kecil UMKM , Menengah , Besar di kota Surabaya , Sidoarjo , Gresik , Mojokerto , Malang dan kota-kota lainnya dengan hasil yang memuaskan terbukti dengan kerjasama dengan klien kami yang terjalin sampai saat ini.

 

Kali ini kami Smart Consultant menulis artikel perpajakan yang tidak terlalu panjang tetapi sangat penting tentang Jenis laporan keuangan yang harus dilampirkan pada SPT Tahunan PPh bagi WP

1. Neraca

Neraca merupakan dokumen keuangan yang menggambarkan perbandingan jumlah aktiva (assets), kewajiban (liability), dan modal (equity) perusahaan pada akhir tahun pembukuan,

2. Laporan laba rugi

Laporan laba rugi adalah dokumen keuangan yang menggambarkan kondisi usaha dari rincian jumlah pendapatan yang diterima dan biaya yang telah dikeluarkan.

Pada laporan ini dapat apakah dalam periode pembukuan tersebut, perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan.

3. Laporan keuangan lain 

Laporan keuangan lain yang memberikan keterangan yang diperlukan dalam rangka perhitungan Penghasilan Kena Pajak (PKP).

Pentingnya Lampiran Laporan Keuangan pada SPT Tahunan 

Lampiran berupa laporan keuangan adalah bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dari SPT Tahunan PPh Badan karena beberapa alasan sebagai berikut:

1. Sebagai dokumen sumber

Dalam penyusunan SPT Tahunan, laporan keuangan (khususnya laporan laba rugi) digunakan Wajib Pajak sebagai dokumen sumber atau dasar perhitungan PKP.

2. Dasar penilaian kewajaran

Lampiran laporan keuangan juga digunakan oleh DJP untuk menilai apakah SPT Tahunan yang disampaikan wajar atau tidak. Misalnya dengan menghitung debt to equity ratio(DER) perusahaan, dan lain-lain.

3. Amanah undang-undang

SPT Tahunan PPh WP Badan dinyatakan tidak lengkap jika tidak disertai dengan laporan keuangan. Hal ini merupakan amanat dari UU KUP.

Ketentuan lebih lanjut tentang pelampiran laporan keuangan ini tercantum dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-19/PJ/2014 tentang Perubahan Kedua atas Perdirjen-pajak No.PER-34/PJ/2010 tentang Bentuk Formulir SPT Tahunan PPh WP OP dan WP Badan Beserta Petunjuk Pengisiannya.

Sedemikian pentingnya lampiran laporan keuangan bagi kepentingan perpajakan, maka setiap WP perlu mengetahui karakteristik kualitatif laporan keuangan. Karakter inilah yang membuat informasi pada laporan keuangan menjadi berguna bagi pemakainya.

 

Jika Bpk / Ibu pimpinan perusahaan ingin melaporkan SPT tahunan tetapi belum membuat laporan keuangan maupun sudah membuat laporan keuangan dan masih belum yakin untuk dilaporkan di SPT tahunan perusahaan kami akan membantu Bpk / Ibu pimpinan perusahaan dengan jasa terbaik kami.

 

AMS TAX CONSULTING | Kantor Konsultan Pajak Meita Gunawan, SE. MM. BKP &  Rekan (Accounting Service, Audit)

Terimakasih,

Salam sehat dan penuh kebaikan bagi kita semua

Smart Consultant

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *